Tips & Trik

Tips memilih sandal jepit.

Sandal jepit sudah tidak asing lagi di dalam kehidupan sehari-hari, karena hampir semua orang pernah bahkan sering menggunakannya di rumah atau jalan-jalan, karena sandal jepit praktis, ringan dan enak di pakai, tp tidak jarang sandal jepit ini menimbulkan masalah bagi pemakainya. Sebenarnya hal itu bisa  dihindari dengan mengetahui cara memilih sandal yang baik.Dengan bahan yang ringan dan elastis dari bahan karet ini memudahkan kita bergerak tanpa harus terganggu dengan berat dan kakunya sandal tersebut.
Tetapi sekarang anda harus berhati-hati dalam memilih sandal jepit dan pemakaiannya, karena 10 tahun terakhir banyak ditemukan sandal jepit yang diproduksi memakai bahan kimia dengan kadar yang sangat berbahaya jika terlalu sering terkena kontak dengan kulit manusia secara langsung. Contoh bahan yang berbahaya adalah kandungan merkuri didalam sandal jepit tersebut.
Di Barat, sandal jepit disebut sebagai flip flops. Penyebutan ini berasal dari bunyi flip dan flops yang muncul secara bergantian saat sandal digunakan. Sementara itu, orang Indonesia menamai sandal ini dengan sebutan sandal jepit karena cara memakainya dijepit pada kaki antara ibu jari kaki.
Seperti yang telah disebutkan, flip flops atau sandal jepit merupakan sandal paling nyaman yang pernah ditemukan selama penciptaan alas kaki. Sandal jepit bisa dipakai seharian penuh tanpa harus merasa terganggu. Permukaan yang datar akan menghindarkan kaki dari kelelahan dan berasa kaki tidak memakai alas karena ringan dan nyaman. Kaki seolah-olah selalu beristirahat dari aktivitas sehari-hari dibanding dengan sepatu yang kaku atau wanita yang sering memakai high heels yang sangat menyiksa bila di pakai dalam waktu lama. Di bawah ini ada tips memilih sandal jepit yang baik dari berbagai sumber:

Memilih Sandal Jepit yang baik

Sesuai manfaatnya, sandal jepit terdiri atas beberapa jenis. Berikut ini merupakan tips memilih sandal jepit yang sesuai kebutuhan.

1. Sandal Rumah

Sandal jepit juga bisa di gunakan di dalam rumah, biasanya digunakan di kamar tidur dan kamar mandi. Namun, material keduanya harus dibedakan karena digunakan di tempat yang temperaturnya berbeda. Anda sebaiknya memilih sandal rumah yang ringan dan tidak selip ketika dipakai. Bahan dasar sandal ini sebaiknya terbuat dari karet. Namun, Anda masih bisa berkreasi dengan memilih motif lucu atau menambahkan ornamen boneka sebagai aksesori. Memakai secara kontinyu,atau memakai tidak setiap saat untuk menghindari iritasi pada sela-sela jari anda dan juga bisa membuat sandal jepit anda lebih awet.

2. Sandal Pantai

Sandal jepit pantai memang paling nyaman untuk dipakai saat ke pantai. Sebaiknya, Anda memilih bahan sandal jepit semi karet dan plastik agar tidak terlalu berat saat melangkah di atas pasir karena sandal jepit yang terbuat dari karet semuanya akan menyerap air. Sandal jenis ini sangat mudah dibersihkan sehingga Anda bisa tetap ringan menyusuri pasir dan riak ombak kecil. Jika kaki anda terdapat luka atau lecet pastikan luka tersebut sudah anda obati atau anda tutup,agar tidak terkena atau bersentuhan langsung dengan sandal jepit anda.

3. Sandal Kamar Mandi

Lantai kamar mandi tentu sangat licin akibat cipratan air, bahkan genangan air. Oleh karena itu, Anda harus memilih bahan sandal untuk kamar mandi yang tidak licin. Misalnya, menggunakan sandal jepit berbahan karet sintetis saat melakukan berbagai aktivitas di kamar mandi. Sandal ini akan mempermudah gerak Anda dan menjaga keseimbangan tubuh dari permukaan lantai yang licin dan basah. Usahakan membeli sandal jepit bermerk, karena banyak para produsen ternama sudah menyediakan alas kaki berbentuk jepit yang di sesuaikan dengan kebutuhan anda.

4. Sandal Kamar

Bahan dasar yang di pakai pada sandal kamar lebih bebas karena hanya digunakan di kamar. Pilih saja sandal yang paling nyamai di kaki. Anda boleh memilih bahan semi kain maupun karet. Sebaiknya, sol sandal harus terbuat dari karet agar terhindar dari licinnya lantai. Untuk bahan pijakan, Anda bisa memilih kain atau bulu-bulu sintetis yang biasa digunakan untuk membuat boneka. Selain nyaman, sandal ini dapat menghangatkan kaki. Bersihkan selalu sandal jepit anda untuk menghindari dampak negatif yang bisa ditimbulkan karena kurang bersihnya alas kaki yang anda kenakan.Hindari sandal jepit dari air secara terus menerus karena ini akan mempengaruhi daya tahan dari sandal jepit tersebut dan mengiritasi kaki anda. Bila anda suka sandal jepit karakter tokoh kartun juga bisa di pakai di kamar tentu dengan mempertimbangkan bahan dan kualitas sandal.

5. Sandal Santai

Sandal santai atau sandal casual cocok untuk digunakan saat santai di luar rumah. Misalnya, jalan-jalan di mall atau sekadar minum kopi bersama teman. Anda tidak diwajibkan untuk memilih bahan sandal karet. Yang penting sandal tersebut harus nyaman, lebih menarik, lebih santai, dan tentu saja harus fashionable. Agar tampak menarik, Anda bisa memilih sandal yang dipadukan dengan bahan kulit. Biasanya sandal jepit memiliki umur atau daya tahan yang singkat untuk itu sedikit perawatan pada sandal jepit dapat memperpanjang daya tahan sandal jepit tersebut.
Namun anda harus memperhatikan dalam pemakaian sandal jepit ini :
1.Hindari sol yang tipis 
Banyak cidera kronis pada kaki yang disebabkan oleh kurangnya dukungan pada sol, seperti tendonitis atau telapak kaki yang datar. Sol yang terlalu lunak sehingga mudah dilipat jadi dua juga tidak baik, karena menurut APMA menandakan bahwa sandal itu tidak memberikan peredam goncangan atau pelindung telapak kaki. Kalau Anda memang hobi memakai sandal jepit, pilih yang solnya kuat, lebih tebal di sekitar lengkung telapak kaki sehingga mengikuti kontur kaki. John Whyte, MD, Chief Medical Expert dan VP of Health and Medical Education di Discovery Channel, juga memeringatkan bahwa sepatu yang bersol datar menyebabkan otot-otot betis memanjang, menambah stres pada urat keting, dan nyeri pada tulang kering.
2. Pilih yang tidak longgar 
Seringkali kita memakai sandal jepit yang agak longgar, sehingga otot-otot kaki harus bekerja keras agar sandal tidak lepas saat kita berjalan. Menurut Whyte, banyak pemakai sandal jepit yang menggunakan jari-jari kakinya untuk mencengkeram sandal, sehingga memperpendek langkahnya dan menyebabkan otot menegang dengan cara yang tidak natural. Kalau Anda butuh sepatu atau sandal yang ramah udara panas, pilih saja sandal yang memiliki lekukan pada tumit atau yang memiliki tali pada pergelangan kaki, sehingga membantu mencegah sandal lepas.
3. Jangan menggunakan sandal jepit untuk aktivitas yang berat 
Menurut beberapa ahli penyakit kaki, sandal jepit paling menyebabkan kerusakan karena kita terlalu sering memakainya, atau mengandalkannya untuk aktivitas yang berat. Sandal jepit lebih cocok dikenakan untuk ke pantai atau kolam renang saja, bukan untuk berjalan kaki dalam waktu yang lama. Sandal jepit bisa menyebabkan kaki rata bila dikenakan sepanjang waktu. Ketika telapak kaki menjadi rata, pergelangan kaki menekuk ke dalam, sehingga menambahkan tekanan pada lutut dan punggung bagian bawah.
4. Hati-hati dengan bahan baku yang digunakan.
Banyak sandal jepit yang dibuat dari plastik atau karet yang bila terjadi gesekan bisa menyebabkan kaki melepuh. Selain itu, karena kaki Anda cenderung terkena udara dan tanah, bagian yang melepuh ini bisa menyebabkan infeksi. Pilih sandal dengan tali dari kulit atau kain yang lebih lembut untuk kaki Anda, agar anda tetap nyaman memakai sandal jepit.

Itulah Beberapa Tips dan Trik cara memilih sandal jepit yang baik, Semoga bermanfaat bagi anda semua pecinta sandal jepit.

1 komentar:

LINK LIVE STREAMING HD 12 Juni 2016 pukul 12.35

Tips Nyaman Pakai Sandal Jepit Yang Benar http://goo.gl/iIYNzg

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 RICHIE GROSIR. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by TEGUH ARIFIANTO